Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

GUMILANG CANDRE PURNAME

 Gumilang Candre Purname: Etos Pemuda Sasak Oleh: R. Nune Syahroni Konsep Gumilang Candre Purname (bagaikan bulan purnama) dapat dipahami sebagai konstruksi simbolik yang merepresentasikan tipologi ideal kepemudaan dalam khazanah budaya Sasak. Bulan purnama, dalam banyak tradisi kosmologis Nusantara, dimaknai sebagai simbol kesempurnaan cahaya di tengah gelapnya malam. Ia bukan sekadar fenomena alam, melainkan metafora etis yang mengandung pesan tentang peran sosial, kematangan spiritual, serta tanggung jawab moral. Dalam perspektif akademik, metafora ini mencerminkan ekspektasi kolektif masyarakat terhadap pemuda sebagai moral force dan social control. Pemuda tidak hanya diposisikan sebagai agen perubahan struktural, tetapi juga sebagai subjek kultural yang memikul beban nilai dan norma sosial. Cahaya bulan purnama melambangkan kemampuan untuk memberi orientasi (direction), menciptakan ketenangan (stability), dan menumbuhkan harapan (optimism) dalam dinamika sosial yang kompleks. ...